Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juni 2012

**BIOGRAFI DuAks** (IWAN FALS)

 Alamat sekarang: Jl. Desa Leuwinanggung No. 19 Cimanggis,



Nama asli: Virgiawan Listanto
 Nama populer: Iwan Fals
 Nama panggilan: Tanto
 Tempat tgl. lahir: Jakarta, 3 September 1961
 Bogor Jawa Barat - Indonesia

 Pendidikan:
 SMP 5 Bandung,
 SMAK BPK Bandung,
 STP (Sekolah Tinggi Publisistik, sekarang IISIP),
 Institut Kesenian Jakarta (IKJ)

 Orang tua: Lies (ibu), alm. Sutopo (ayah)
 Isteri: Rosanna (Mbak Yos)

 Anak:
 Galang Rambu Anarki (almarhum)
 Anissa Cikal Rambu Basae
 Rayya Rambu Robbani
 Hobi: sepakbola, karate

 ALBUM SOLO IWAN FALS:
 Sarjana Muda, 1981
 Opini, 1982
 Sumbang, 1983
 Sugali, 1984
 Barang Antik, 1984
 Sore Tugu Pancoran, 1985
 Ethiopia, 1986
 Aku Sayang Kamu, 1986
 Lancar, 1987
 Wakil Rakyat, 1987
 1910, 1988
 Mata Dewa, 1989
 Antara Aku, Kau dan Bekas Pacarmu, 1989
 Cikal, 1991
 Belum Ada Judul, 1992
 Hijau, 1992
 Orang Gila, 1993
 Suara Hati, 2002
 Manusia Setengah Dewa, 2004
 50 : 50, 2008

 ALBUM KOMPILASI IWAN FALS:
 Album Emas 1978-1988, 1989
 Celoteh-Celoteh I, 1993
 Tragedi, 1993
 20 Lagu-Lagu Panggung, 1994
 Celoteh-Celoteh II, 1996
 Album No.1 Iwan Fals, 1997
 Salam Reformasi II, 1997
 Best Of The Best Iwan Fals, 2000
 Indonesia dalam Berita, 2001
 In Collaboration With, 2003
 Iwan Fals In Love, 2006

 ALBUM GROUP IWAN FALS:
 Kelompok Amburadul / Perjalanan, 1979
 Yang Muda Yang Bercanda, 1980
 Canda dalam Ronda, 1980
 Canda dalam Nada, 1980
 KPJ ( Ga’ Tau kapan Tahunnya )
 Swawi I, 1989
 Kantata Takwa, 1990
 Swami II, 1991
 Lagu Pemanjat / Trahlor, 1996
 Dalbo, 1993
 Kantata Samsara, 1997
 Konser Akbar Kantata, 1998
 Kantata Revolvere, 1999

 ALBUM IWAN FALS LAINNYA:
 Kemesraan, 1987
 Terminal, 1993
 Frustasi, 1981
 Sirkus Barock, Bukan Debu Jalanan, 1991
 Mata Hati, 1994
 Orang Pinggiran, 1994
 Anak Wayang, 1994
 Bunga, Untukmu Galang, 1998
 Prihatin, 1999


 Iwan Fals adalah seorang legenda hidup Indonesia.Lewat lagu-lagunya, ia memotret kehidupan dan sosial-budaya di akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya tetapi juga sejumlah pencipta lain.

2nd Anniversary Radio gema Bungo FM

Best Ffriend's